
Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari rabu pada level 4262.83, setelah sempat menyentuh level terendah harian dan berada pada level 4234.51. Pelemahan emas pada penghujung tidak bisa dilepas dari hasil FOMC dimana The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin (bp) menjadi 3,75% – 4,00%, dengan persetujuan seluruh 12 anggota pemungutan suara. Dalam kesempatan ini The Fed menyatakan bahwa inflasi masih tinggi dan ekonomi tetap tumbuh solid.
Keputusan tersebut menegaskan fokus bank sentral dalam mengendalikan inflasi yang masih tinggi di tengah ketahanan ekonomi AS. Tekanan terhadap emas bertambah ketika pernyataan Kevin Warsh dinilai lebih hawkish daripada perkiraan, mendorong penguatan imbal hasil Treasury dan indeks dolar ke sekitar 100.33, tertinggi sejak 31 Juli.
Kevin Warsh menegaskan bahwa kenaikan suku bunga bertujuan mempercepat kembalinya inflasi ke target 2%. Pasar kemudian menilai ulang prospek kebijakan The Fed. Reli dolar mulai tertahan setelah mencapai puncak tujuh minggu, seiring mundurnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dari level tertinggi dalam beberapa tahun.
Baca selanjutnya di FXStreet.com : https://www.fxstreet-id.com/analysis/emas-bangkit-terbatas-pasca-fomc-202609170640
