Emas Jelang Rilis FOMC: Ancaman Melemah Masih Membayangi

Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari selasa kemarin pada level 4292.49, setelah sempat menyentuh level terendah harian dan berada pada level 4261.46. Pelemahan emas pada penghujung sesi AS terutama disebabkan oleh tingginya yield Treasury, penguatan Dolar AS, dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed

The Fed diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin setelah pertemuan 15–16 September. Namun, perhatian pasar tidak hanya tertuju pada keputusan tersebut. Pasar  juga akan mencermati dot plot, proyeksi ekonomi terbaru, dan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh untuk membaca arah kebijakan berikutnya. Sinyal yang muncul akan menentukan pergerakan jangka pendek Dolar AS dan harga emas.

Lonjakan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat peluang The Fed untuk mempertahankan kebijakan yang ketat. Tekanan juga datang dari aksi jual obligasi global yang mendorong yield Treasury AS 10 tahun menembus 5%, yang merupakan level tertinggi sejak tahun 2007. Di tengah ketegangan Timur Tengah, permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven tetap kuat sehingga membatasi ruang penguatan bagi emas.

 

Baca Artikelnya di FXStreet.com: https://www.fxstreet-id.com/analysis/emas-jelang-rilis-fomc-ancaman-pelemahan-masih-membayangi-202609160723